Pages

Kamis, 12 November 2009

Hakekat Belajar

HAKIKAT BELAJAR

I. PENGERTIAN BELAJAR
 a. Pengertian Belajar yang Populer
 Adapun hal-hal yang berhubungan dengan belajar :
1. Situasi belajar harus bertujuan .
2. Tujuan dan maksud belajar timbul dari kehidupan anak sendiri.
3. Hasil belajar yang utama adalah pola tingkah laku yang bulat.
4. Proses belajar terutama mengerjakan hal-hal yang sebenarnya..
5. Siswa memberikan reaksi secara keseluruhan.
6. Siswa mereaksi sesuatu aspek dari lingkungan yang bermakna baginya
.

 Prinsip-prinsip Perubahan Tingkah Laku
 Ada sejumlah unsur yang menjadi ciri setiap perubahan tingkah laku, yaitu :
1. Tingkah laku dimotovasi.
2. Tingkah laku yang bermotivasiTujuan yang disadari oleh seseorang.
3. Lingkungan menyediakan kesempatan untuk bertingkah laku tertentu.
4. Tingkah laku dipengaruhi oleh proses dalam organisme.
5. Tingkah laku ditentukan oleh kapasitas dalam diri organisme manusia.

 b. Pengertian Belajar Menurut Beberapa Aliran Psikologi
 Beberapa aliran psikologi dalam hubungannya dengan teori belajar, yaitu 
1. Teori psikologi klasik.
2. Teori psikologi daya.
3. Teori mental state.
4. Teori psikologi behaviorisme.
5. Teori psikologi Gestalt.

2. TEORI BELAJAR
 a. Belajar Menurut Psikologi Kognitif
  Teori kognitif berpijak pada tiga hal, yaitu :
1. Perantara sentral (central intermdiaries).
2. Struktur kognitif.
3. Pemahaman dalam pemecahan masalah.

Prinsip - prinsip Belajar Teori Kognitif
1. Gambaran perseptual sesuai dengan masalah yang dipertunjukkan kepada siswa
2. Organisasi pengetahuan .
3. Belajar dengan pemahaman 
4. Umpan balik kognitif.
5. Penetapan tujuan 
6. Berpikir devergen.

b. Belajar Menurut Psikologi Gestalt
 Belajar Menurut Psikologi Gestalt
 Psikologi Gestalt sering disebut psikologi organisme atau field theory. Menurut aliran ini, jiwa manusia adalah suatu keseluruhan yang berstruktur. Suatu keseluruhan bukan terdiri dari bagian-bagian atau unsur-unsur. Unsur-unsur itu berada dalam keseluruhan menurut struktur yang telah tertentu dan saling berinteralisi satu sama lain.

 Prinsip-prinsip Belajar Gestalt (Field Theory)
 1. Belajar dimulai dari suatu keseluruhan.
 2. Keseluruhan memberikan makna kepada bagian-bagian.
 3. Individuasi bagian-bagian dari keseluruhan.
 4. Anak belajar dengan menggunakan pemahaman.

   3. CIRI-CIRI BELAJAR
 Ciri-ciri (karakteristik) belajar yaitu :
a. Belajar berbeda dengan kematangan.
b. Belajar dibedakan dari perubahan fisik dan mental.
c. Ciri belajar yang hasilnya relatif menetap.

 4. UNSUR-UNSUR DINAMIS DALAM PROSES BELAJAR
 Unsur-unsur yang terkait dalam proses belajar terdiri dari :
a. Motivasi siswa,
b. Bahan Belajar.
c. Alat bantu belajar.
d. Suasana belajar.
e. Kondisi subjek yang belajar.


 HAKIKAT PEMBELAJARAN
  1. PENGERTIAN PEMBELAJARAN
Sistem pembelajaran dapat dilaksanakan dengan cara membaca buku, belajar di kelas atau di sekolah, karena diwarnai oleh organisasi dan interaksi antara berbagai komponen yang saling berkaitan, untuk membelajarkan peserta didik.

 2. TEORI-TEORI PEMBELAJARAN
 Mengajar adalah Upaya Menyampaikan Pengetahuan Kepada Peserta didik/Siswa di Sekolah. 
Mengajar adalah Mewariskan Kebudayaan Kepada Generasi Muda Melalui Lembaga Pendidikan Sekolah.
Pembelajaran adalah Upaya Mengorganisasi Lingkungan untuk Menciptakan Kondisi Belajar bagi Peserta didik.
Pembelajaran adalah Upaya Mempersiapkan Peserta Didik untuk Menjadi Warga Masyarakat yang baik.
Pembelajaran adalah Suatu Proses Membantu Siswa Menghadapi Kehidupan Masyarakat Sehari-hari.

 3. CIRI-CIRI PEMBELAJARAN
 Ada tiga ciri khas yang terkandung dalam sistem pembelajaran, yaitu :
a. Rencana.
b. Kesalingketergantungan
c. Tujuan.

 4. UNSUR-UNSUR PEMBELAJARAN
 Unsur Dinamis Pembelajaran pada Diri Guru
Motivasi membelajarkan siswa.
Kondisi guru siap membelajarkan siswa.

 Unsur Pembelajaran Konkruen dengan Unsur Belajar
Motivasi belajar menuntut sikap tanggap dari pihak guru serta kemampuan untuk mendorong motivasi dengan berbagai upaya pembelajaran.
Ada beberapa prinsip yang dapat digunakan oleh guru dalam rangka memotivasi siswa agar belajar, yaitu :
1. Prinsip kebermaknaan.
2. Prasyarat.
3. Model.
4. Komunikasi terbuka.
5. Daya tarik.
6. Aktif dalam latihan.
7. Latihan yang terbagi.
8. Tekanan instruksional.
9. Keadaan yang menyenangkan.

Sumber-sumber yang digunakan sebagai bahan belajar terdapat pada :
1. Buku pelajaran.
2. Pribadi guru sendiri.
3. Sumber masyarakat.

 Pengadaan alat-alat bantu belajar dilakukan oleh guru, siswa sendiri dan bantuan orang tua.
Prosedur yang dapat ditempuh :
1. Memilih dan menggunakan alat bantuan yang tersedia di sekolah sesuai dengan rencana               pembelajaran.
2. Siswa memilih dan membuat sendiri alat bantuan yang diperlukannya, berdasarkan petunjuk       dan bantuan guru.
3. Membeli di pasaran bebas seandainya alat-alat yang diperlukan itu ada dan cocok untuk               kegiatan belajar yang akan dilakukan.

 Untuk menjamin dan membina suasana belajar yang efektif.
 Upaya yang dapat dilakukan :
1. Sikap guru sendiri terhadap pembelajaran di kelas.
2. Perlu adanya kesadaran yang tinggi dikalangan siswa untuk membina disiplin dan tata tertib       yang baik dalam kelas.

Subjek belajar yang berada dalam kondisi kurang mantap perlu diberikan pembinaan.
Pembinaan kesehatan, penyesuaian bahan belajar dengan tingkat kecerdasan siswa, memperhatikan tingkat kesiapan belajar yang tepat waktunya, penyesuaian bahan belajar dengan kemampuan dan bakatnya, dan memberikan pengalaman-pengalaman yang perekuisit, semua kondisi itu perlu dikontrol oleh guru.
 Bila diketahui terdapat ketakseimbangan dan gangguan pada kondisi mereka, maka guru perlu segera melakukan upaya untuk memperbaiki dan meningkatkannya.

 Diposkan oleh http://teorema-cahayamatematika.blogspot.com/2009/10/hakikat-belajar-dan-pembelajaran.html

0 komentar:

Posting Komentar